TANGERANG – Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI serta memperkuat budaya hidup bersih dan sehat, Bupati Tangerang mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa/Kelurahan, hingga masyarakat Kabupaten Tangerang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan korvei serentak, Kamis (9/04/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Tangerang yang mewajibkan seluruh perangkat daerah untuk melaksanakan aksi korvei secara rutin setiap hari Kamis sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Pelaksanaan korvei dilakukan secara serentak mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB di berbagai titik, seperti kawasan wisata, sungai, jalan protokol, permukiman, hingga area perkantoran di wilayah Kabupaten Tangerang.

Gerakan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan aman, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menjelaskan bahwa Korvei bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kita dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan sampah dari sumber. Melalui kegiatan ini, kita dorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat implementasi program pengurangan sampah, pemilahan, dan pengembangan bank sampah di tingkat desa.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting, mulai dari perangkat daerah, dunia usaha, hingga masyarakat, agar kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, tetapi berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan, khususnya sungai, jalan, dan fasilitas publik,”ucapnya.
Ujat Sudrajat juga mengatakan bahwa Korvei bukan sekadar gotong royong sesaat, tetapi perubahan budaya birokrasi.
“Kami ingin menanamkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Bupati memberi contoh dengan memerintahkan seluruh OPD, bukan hanya DLHK, untuk turun. Ini inovasi setiap OPD punya zona bersih sendiri. Jadi rasa kepemilikan terhadap lingkungan itu tumbuh dari dalam aparatur.Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju Kabupaten Tangerang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,”tegasnya.
Sementara Kabid PSLB3 DLHK, Hari Mahardika mengungkapkan bahwa Jumat (10/4/2026) akan menjadi hari krusial. Seluruh Kepala Perangkat Daerah akan memantau langsung kegiatan korvei di 29 kecamatan.

“Kami menggunakan tautan digital bit.ly/GerakanIndonesiaAsri dan https://bit.ly/GerakanBersihkanLingkungan untuk laporan real-time. Setiap camat dan kepala desa wajib mengunggah dokumentasi. Kalau ada titik yang kotor tidak tertangani, itu langsung menjadi catatan evaluasi,”papar Hari.
Hari juga menjelaskan hasil monitoring akan diumumkan secara publik sebagai bentuk apresiasi.
“Kami dorong persaingan sehat antar kecamatan. Kecamatan terbersih akan mendapat penghargaan dari Bupati,” tambah Hari.
Aksi Korvei akan kembali digelar pekan depan dengan titik lokasi yang berbeda. Warga diimbau ikut serta minimal membuang sampah pada tempatnya.








