Kunker di LPK – SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Abraham : Kami Apresiasi Kurikulum dan Sistem Penerapan Kesesuaian Antara Pendidikan dengan Kebutuhan Industri

IMG20260430145302
oplus_32

TANGERANG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten melaksanakan Kunjungan Kerja ke LPK – SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Kecamatan Cisoka, yang juga di hadiri oleh Asda 1, Camat Cisoka dan tamu undangan lainnya, Kamis (30/04/2026).

Salah satu anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten yang hadir adalah Abraham Garuda Laksono, yang juga menjadi anggota DPRD provinsi Banten termuda.

Abraham Garuda Laksono, memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada LPK – SMK Gyokai Indonesia Kompeten dengan program pemagangan lembaga pelatihan kerjanya.

Bacaan Lainnya

“Kami (Komisi V) memberikan apresiasi dengan apa yang telah dilakukan oleh LPK Gyokai Indonesia Kompeten, dengan harapan supaya SMK yang lainnya dapat mengikuti apa yang telah di terapkan di sini,”ucapnya.

IMG20260430144645

Ia mengatakan, akan melakukan kajian bersama pemerintah daerah untuk bisa menerapkan kurikulum SMK yang sudah diterapkan di LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten.

“Harapan kami supaya SMK lainnya bisa maju lagi seperti yang di sini dan juga bagaimana anak-anak kita betul-betul anak-anak di Banten ini, SMK-SMK ini mereka dididik, mereka mendapat pelajaran, mereka dapat pengajaran yang sesuai dengan business matching yang ada di Provinsi Banten,”paparnya lagi.

Abraham akan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan mitra kerja dari Komisi V untuk kemajuan SMK. Tentunya, agar lulusan sekolah kejuruan bisa langsung mendapat pemagangan di industri.

“Kita akan mencoba memformulasikan bagaimana apa yang ditinjau bisa melalui Perda yang akhirnya pasti kita godok juga. Terus bagaimana untuk Perda yang sudah ada apakah perlu adanya perubahan dan yang lainnya, ya tentunya setelah dari hari ini pastinya kan kita akan terus berkoordinasi yang intens dengan Dinas Pendidikan maupun juga dengan semua-semua mitra yang ada di Komisi V khususnya. Tadi juga sudah dibicarakan, bahkan dari sini bukan hanya mereka yang ada yang memilih untuk habis ini langsung ke dunia kerja, ada yang memilih untuk lanjut ke jenjang berikutnya, ada yang masuk ke kedinasan,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *