TANGERANG – Ratusan hewan qurban jenis sapi asal Bima Dompu NTB yang tersedia di lapak BAZAAR SAPI di jalan Ciater Raya nomor 5 Mekar Jaya Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan bakal laku keras di Jabodetabek bahkan DKI Jakarta, Kamis (30/04/2026).
Pasalnya, Sapi qurban asal Bima NTB memiliki daging yang berkualitas tinggi, padat, tulang nya kecil dipenuhi dengan daging yang padat.
Menurut Syarif Kalepe, Sapi Bima diminati karena kualitas dagingnya yang baik, karkas tinggi, harga terjangkau, dan sistem pemeliharaan organik. Permintaan tinggi ini membuat pedagang tidak perlu membanting harga.
Terbukti, kata pria yang aktif berkecimpung dalam organisasi sosial masyarakat BMMB juga RGPI ini, ratusan ekor sapi asal Bima Dompu NTB yang tersedia di lapaknya ludes terjual. Bahkan persediaan setiap tahun nya meningkat.
“Tahun lalu 100 ekor ludes terjual, bahkan saya membantu memasarkan juga sapi teman teman di lapak yang lainnya. Tahun ini saya siapkan 120 ekor sapi,” ungkap Syarif saat ditemui di lapaknya.
Sementara soal harga kata dia, mulai dari harga 16 sampai 27 juta rupiah dengan berat badan 250 hingga 450 kilogram.
“Harga terjangkau, daging berkualitas,” ujarnya.
Sedangkan soal pemasaran hewan qurban ini kata dia, pelanggan tetap dari tahun ke tahun selalu dijaga komunikasi nya, sehingga kepercayaan para konsumen pun tetap terjaga.
“Konsumen tetap dari tahun ke tahun tetap kita jaga, kita berikan pelayanan yang terbaik. Sapi yang sudah dipesan kita pelihara, pakannya kita siapkan bahkan saat pengiriman ongkir nya pun gratis,” terang Syarif.
Mengenai kesehatan Sapi, Syarif memastikan hewan qurban tersebut dapat sehat, hal itu telah dilakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan ternak yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Bima NTB sebagai Daerah asal ternak dan juga telah periksa pula oleh DKPPP Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten.
“Kondisi kesehatan hewan sudah diperiksa oleh Dinas Peternakan Kabupaten Tangerang juga DKPPP Kota Tangerang Selatan dan telah dinyatakan sehat,” tegas Syarif.
Lanjut Syarif, selain pemasaran dilakukan oleh marketingnya sendiri, ada tim relawan yang turut membantu memasarkan sapi qurban tersebut yakni Relawan PBI (Squad Penanggulangan Bencana Indonesia) dan relawan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang siap mendistribusikan daging qurban tersebut kepada masyarakat yang rawan dan terkena bencana alam.
Penjualan sapi qurban asal Bima ini bisa laku keras tak lepas dari andil para Relawan Indonesia yang turut memasarkannya. Ipal bilang, awalnya kerja sama soal penjualan, namun dibalik itu ada upaya sosial yang tersirat di dalam nya, yang semata-mata tujuannya untuk sosial kemanusiaan, yakni dengan ikut menyalurkan daging qurban untuk wilayah yang rawan mengalami bencana alam.
“Saya mengumpulkan para relawan dan mendata wilayah yang rawan pangan, rawan bencana, daerah yang padat dan kumuh, jika ada orang yang mau mendonasikan hewan qurban maka kita akan menyalurkan di wilayah yang ditunjuk,” ungkap Ipal.
Dengan seperti ini kata dia, antara keduanya saling membantu, saling mempermudah, bekerja sama dengan pengurus Masjid dengan niat sama-sama Lilah ta Allah.
Ipal mengakui sapi asal Bima adalah sapi yang alami, dimana dalam pertumbuhan sapi ini tidak dibesarkan dengan menggunakan metode penggemukan yang berbahan kimia melainkan dengan pakan yang tumbuh secara alami.
“Ini sapi alami, pakan alami, bayangkan dagingnya saja kualitas terbaik, padat dan beda dengan daging sapi yang lainnya,” tandasnya.
Sementara itu Suyitno pelanggan setia lapak binaan Syarif Kalepe mengaku tidak ingin berpindah ke lain hati soal hewan qurban, setiap tahun yang ia cari pasti sapi asal Bima.
“Setiap Momen Idul Adha saya pasti beli sapi asal Bima dari tahun ke tahun, untuk qurban tahun saya beli 7 ekor sapi untuk qurban komplek perumahan tempat saya tinggal. Daging nya berkualitas, padat dan berisi,” ujar Suyitno.
Sekilas tentang Sapi Bima, sapi Bima dikenal memiliki karkas (daging) yang jauh lebih banyak karena tulang yang kecil.
Peternak sapi di Bima menggunakan sistem pakan tradisional yang minim bahan kimia.
Kombinasi antara harga yang terjangkau dan kualitas daging yang baik menjadikan sapi Bima pilihan utama bagi konsumen di Jabodetabek.








