Mesin Pemusnah Sampah Canggih Mampu Mengolah 10 Ton Sampah Per Hari di Ekspor, Kabupaten Tangerang Miliki Satu Unit

IMG 20240616 WA0171

Faktakini.id, JAKARTA – Mesin pemusnah sampah canggih sistem pirolisis gasifikasi-Sistem Konversi Limbah Lanjutan (Advance Waste System/AWS), kini telah di ekspor ke Jepang, Mesin ini adalah karya anak bangsa yang telah menarik perhatian dunia yang merupakan produk dari PT Indopower Internasional.

“AWS kini telah digunakan di berbagai daerah di Indonesia dan beberapa Negara seperti Philipina, Nepal dan Jepang menjadi negara terbaru yang memesan AWS tipe 50 dan rencana AWS medis tipe 25, sebuah mesin dengan kemampuan mengolah 10 ton sampah limbah per hari,”ungkap Presdir PT Indopower Internasional.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Presiden Direktur PT Indopower Internasional, Harun Al Rosyid dan Mesin ini akan dioperasikan di penanganan limbah demosetik di Jepang dan dan untuk tipe AWS 025 Medis dimungkinkan untuk mengelola sampah medis, ini sebuah langkah penting dalam menjaga lingkungan dan kesehatan.

Bacaan Lainnya

IMG 20240616 WA0160

“Kontraktor Jepang telah kontrak mesin AWS50 juga memesan AWS 25 M tipe ini dengan kemampuan operasional 10 ton sampah per hari yang nantinya bakal digunakan untuk limbah pasca bencana dan untuk rumah sakit di sana untuk memanajemen sampah medis. Tak hanya Jepang, jadi mesin ini sudah terinstall di beberapa negara Asia seperti Filipina, Vietnam dan Nepal. Dan saat ini sudah diproduksi AWS kapasitas besar AWS250 kapasitasnya 50ton perhari dan siap dioperasikan di Bantul bulan ini dan di TPA Bukitingggi dengan kapasitas 100ton/hari,”kata Harun lagi.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang yang turut hadir dalam acara tersebut, Fachrul Rozi menyampaikan bahwa pihaknya juga turut memesan satu unit mesin AWS dengan tipe yang sama untuk ditempatkan di salah satu TPS yang paling banyak volume sampahnya.

“AWS ini bisa memusnahkan berbagai karakter sampah, tentu Kabupaten Tangerang dengan penduduk yang banyak pastinya karakteristik sampah bermacam-macam dan berat,”ucapnya.

Facrul Rozi menambahkan, Setelah saya lihat cara kerja mesin ini yang bisa memusnahkan berbagai jenis sampah, pemerintah daerah kami tertarik dan mesin ini ketika beroperasi tanpa mengeluarkan asap tebal dan mesin seperti ini sangat di butuhkan.

IMG 20240616 WA0164

Sedangkan Guru Besar Departemen Teknik Mesin Universitas Indonesia, Raldi Antono Koestoer, memberikan pujian tinggi terhadap teknologi AWS. Menurutnya, mesin ini sangat tepat untuk mendukung transisi energi karena rendah emisi dan mampu mempunyai nilai tambah.

“AWS sudah masuk ke dalam e-Catalog Nasional dan Paten Internasional. Artinya, mesin ini sudah sesuai yang direkomendasikan oleh pemerintah untuk digunakan,” tambahnya.

Menurutnya inovasi dalam manajemen sampah biasanya fokus pada pengembangan software, namun PT Indopower Internasional berhasil menciptakan hardware yang sangat dibutuhkan.

Penasehat Bappenas, Kennedy Simanjuntak, menyatakan dukungannya agar mesin pemusnah sampah ini dapat diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

IMG 20240616 WA0158

“Sampah bisa dikelola hingga Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) saja, sehingga volume sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) bisa berkurang,”imbuh Kennedy.

Jepang saja percaya pada produk kita, seharusnya kita lebih percaya pada produk dalam negeri. Saya sendiri sudah melihat pengoperasiannya di daerah Banyumas dan itu sangat efektif, pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *