Faktakini.id, KABUPATEN TANGERANG – Persoalan terkait keberadaan penangkaran sapi di Kp.Barahat Ds.Cikareo Kec.Solear yang baru-baru ini mendapat aksi dari warga sekitar, dari itu berujung mediasi yang difasilitasi pemerintah kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, Jum’at (21/6/2024).
Bertempat di aula kecamatan Solear, hadir dalam rapat mediasi tersebut, Saedaman camat Solear, Abdul Azid Kades Cikareo, Firman dengan didampingi Untung dari pihak pengusaha penangkaran sapi, beberapa warga yang terdampak, dan Binamas dan Babinsa setempat.
Saat memberikan keterangan Pers, seusai Mediasi, Firman perwakilan penangkaran sapi menyampaikan, selama ini kita sudah melakukan atau memenuhi permintaan warga melalui aparatur desa baik di ketua RT/ RW yang baru maupun yang lama, hingga kini kami masih menunggu atas izin lingkungan dari mereka, karena gak mungkin saya sambangi warga satu persatu, semua sudah kami serahkan ke ketua Rw nya untuk hal itu.
“Kita sudah memberikan permintaan warga melalui RW baik dari Tenda, Mesin potong rumput dan pembagian sembako setiap bulanya,”jelasnya.
Jadi apa yang di sampaikan lewat pemberitaan itu tidak benar, keberadaan kami baru berjalan 3 tahun bukan 4 tahun seprti yang diberitakan, ulasnya lagi.
Soal izin lingkungan, bagai mana kita ada izin lingkungan terbit sementara kami menunggu dari pihak RW/Rt yang sampai saat ini belum ada kelanjutan terkait yang kami minta untuk proses pendataan izin lingkungan ke warganya, terangnya lagi.
“Karena dari awal buka kami sudah sampaikan bahwa kami akan buka usaha penangkaran sapi, yang ke dua kepada warga kami sudah sampaikan, apa yang harus kami berikan kompensasi kepada warga, melalui pihak RT RW tersebut mereka meminta kompensasi yang saya sebutkan tadi,”ucapnya.
Jadi dari hasil mediasi tadi, kami akan melakukan sesuai tuntutan warga, baik melakukan perbaikan saluran yang di anggap terjadi pedangkalan, serta dampak-dampak yang lain.
Sementara Saedaman camat Solear menambahkan, mediasi ini untuk mufakat mencari solusi, dari pemaparan pak Firman dari pihak pengusaha penangkaran sapi akan melakukan pembenahan sesuai apa yang di keluhkan warga.
“Kita berharap semua bisa berjalan baik, aman dan kondusif, tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, jadi mulai besok pihak pengusaha akan melakukan perbaikan, agar tidak berdampak atau kelurahan dari lingkungan,” pungkasnya.
(Pokja Solear)








