TANGERANG – Puskesmas Tigaraksa menerima kunjungan Tim Evaluator Nasional Zona Integritas pada Rabu (17/9/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan dalam tahapan penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Kepala Puskesmas Tigaraksa, dr. Tuti, Menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tim evaluator, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke berbagai unit pelayanan, baik di dalam maupun di luar gedung Puskesmas.
“Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan penilaian terhadap implementasi enam area perubahan yang menjadi indikator utama pembangunan Zona Integritas, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, Selain meninjau fasilitas, tim evaluator juga berdialog dengan tenaga kesehatan dan masyarakat pengguna layanan. Dialog ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Puskesmas Tigaraksa sesuai standar, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Sejumlah inovasi pelayanan kesehatan turut ditampilkan dalam kunjungan ini. Di antaranya GEMPUR BUMIL (Gerakan Masyarakat Peduli Erat Ibu Hamil) yang berfokus pada peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, PANDA SEHAT (Pemeriksaan Dokter Spesialis Anak di Desa bagi Balita Stunting) sebagai langkah penanganan stunting, GAJEBO (Gerakan Jemput Bola Pasien ODGJ) untuk memastikan pasien dengan gangguan jiwa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, serta PARIKESIT (Pelayanan Pasien Prioritas Puskesmas Tigaraksa) yang menghadirkan layanan cepat dan mudah bagi pasien prioritas,” ungkapnya.
dr. Tuti, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim evaluator sekaligus menegaskan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga integritas pelayanan publik. Dengan adanya verifikasi lapangan ini, ia berharap dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), menjadi teladan dalam penerapan Zona Integritas di sektor kesehatan, serta terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik di Kabupaten Tangerang.

“Pembangunan Zona Integritas merupakan wujud komitmen seluruh jajaran Puskesmas Tigaraksa untuk menciptakan layanan kesehatan yang profesional, transparan, dan bebas dari korupsi. Kami terus berupaya menghadirkan inovasi pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Harapan kami, dengan adanya verifikasi lapangan ini, Puskesmas Tigaraksa dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta menjadi teladan dalam pelayanan publik di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Tim evaluator dalam kesempatan tersebut juga memberikan masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan layanan kesehatan, sekaligus mengapresiasi upaya Puskesmas Tigaraksa yang dinilai telah menunjukkan perbaikan signifikan dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.








