TANGERANG – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 resmi ditutup oleh Asda 2 bidang perekonomian dan pembangunan, H.Syaifullah yang mewakili Bupati Tangerang, bertempat di SQP Hub Scientia Gading Serpong Kelapa Dua, Jumat (27/02/2026).
Syaifulloh dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari pak Bupati yang tidak dapat menghadiri dan menutup kegiatan HPSN 2026, sekaligus mengucapkan terima kasih atas perjuangan pejuang kebersihan, peringatan HPSN adalah adanya kejadian meledaknya TPA di leuwi gajah kabupaten bandung dan banyak korban.
“Salah satu masyarakat kalau tidak ada bapak dan Ibu selaku pengelola sampah mungkin akan sakit tapi dengan adanya bapak ibu para pemerhati sampah sehingga mengelola sampah dengan baik mereka bisa sehat bisa hidup baik cerdas pintar karena mereka sudah berbuat banyak dan juga sudah melaksanakan kegiatan secara positif, ibadahnya pahalanya akan nempel terus ke bapak ibu,”ucapnya.

Kabupaten Tangerang terkait dengan sampah kita sudah punya program PSEL yang insya Allah sebentar lagi akan segera diluncurkan.
“Insya Allah jika PSEL bisa diresmikan di launching di groundbreaking ini menjadi satu-satunya di Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang menjadi tempat PSEL seluruh sampah yang ada di Tangerang Raya dan insyaallah akan dikelola dengan baik makanya kami butuh support kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitar khususnya Jatiwaringin ikut berpikir mengenai tata kelola sampah yang baik dan benar kami tetap peduli kami tetap respect kepada seluruhnya wabil khusus tadi disampaikan oleh Pak Hari bahwa kita masih membutuhkan Eco enzyme di sekolah-sekolah itu selalu dan setelah setiap saat diajarkan cara buat eco enzyme,” ujarnya.
Syaifulloh juga mengucapkan “Dengan ini rangkaian HPSN 2026 di Kabupaten Tangerang Ditutup, kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjuang untuk pengelolaan sampah dengan baik.

Kepala DLHK, Ujat Sudrajat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah kerjasama secara masif dan kolaborasi nyata, komitmen para pengusaha dalam kelola sampah di Kabupaten Tangerang.
“Kabupaten Tangerang masih dalam situasi darurat sampah, dari 2500 ton perhari yang masuk ke TPA Jatiwaringin hanya kurang lebih 5% yang dapat dikelola, untuk itulah kami berharap adanya kepedulian masyarakat dalam tata kelola sampah dari Mulai diawali dari lingkungan sekitar, perusahaan juga nantinya tidak bisa di buang langsung karena mereka harus mengelola sampahnya dengan baik, dilingkungan juga nantinya akan ada 1 RW 1 Bank Sampah,”paparnya.
Sementara Hari Mahardika, Kabid PSLB3 mewakili panitia menjelaskan bahwa rangkaian demi rangkaian peringatan HPSN 2026 telah selesai dan tadi telah ditutup oleh Asda 2 bidang perekonomian dan pembangunan yang mewakili Bapak Bupati, Maesyal Rasyid.

“Alhamdulillah rangkaian HPSN 2026 telah kami laksanakan dengan baik, dimulai dari bersih bersih pantai dan penanaman pohon manggrove di KUA Mauk, penanaman pohon bambu dan penebaran Eco Enzyme di TPA Jatiwaringin, kemudian Sosialisasi Perda di PT Paragon Tekhnologi dan terakhir puncaknya sekaligus penutup di SQP Hub gading serpong penyerahan penghargaan kepada para pahlawan atau pejuang sampah, kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak serta sponsorship yang telah bekerjasama dalam mensukseskan acara ini, dan tak lupa kepada pak Bupati yang terus mendukung dalam pengelolaan sampah serta Kepala Dinas yang memberikan support selama ini, juga kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan rangkaian acara demi acara dengan baik, sekali lagi Terima Kasih,”pungkasnya.
Penutupan rangkaian peringatan HPSN 2026 juga di sertai pemberian penghargaan kepada para pahlawan dan pejuang sampah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Asda 2, Kepala DLHK beserta jajaran, para guru, perwakilan perusahaan, kelompok masyarakat peduli lingkungan, serta tamu undangan lainnya








