Desa Jatimulya Gelar Gerebek Posyandu

IMG 20240604 WA0064

Faktakini.id, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang mendukung program pencegahan stunting yang dipublikasikan oleh PJ Bupati Tangerang dalam Program Gerebek Posyandu, gerakan intervensi serentak Pencegahan stunting ini merupakan upaya bersama untuk mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita.

Posyandu menjadi sarana utama dalam upaya pencegahan stunting ini, di bulan Juni 2024  akan dilakukan pengukuran serentak di Posyandu dengan kegiatan penimbangan dan pengukuran panjang badan bagi balita serta pemeriksaan ibu hamil, Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mendeteksi risiko stunting serta memberikan penanganan dini bagi masyarakat yang membutuhkan.IMG 20240604 WA0065

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas program di tingkat provinsi, kabupaten/kota, puskesmas hingga desa.

Bacaan Lainnya

Dalam rangka melaksanakan Aksi Serentak Penanganan Stunting, Posyandu Pepaya 1-8 di desa jati mulya kecamatan Sepatan timur, Kabupaten tangerang menghadirkan 824 balita dan ibu hamil ke posyandu, Selasa (04/06/2024).

Miftah Shuritho Camat Sepatan timur, menyatakan pelaksanaan aksi serentak tersebut sangat penting untuk menyisir seluruh sasaran dan melakukan intervensi yang sesuai standar, agar hasil yang didapatkan akurat.

Disampaikan, gerakan itu merupakan upaya bersama yang melibatkan berbagai sektor dan program untuk memastikan bahwa semua balita ibu hamil mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan, tandasnya.

Sementara itu, Muhamad Ridwan kades jatimulya meyampaikan, kegiatan itu melibatkan berbagai rangkaian aksi bersama, termasuk pendataan, pendampingan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi, dan intervensi bagi balita,ibu hamil.

IMG 20240604 WA0063 1

“Dengan gerakan ini Mereka akan mendapatkan deteksi dini, edukasi, dan intervensi yang diperlukan untuk mencegah masalah gizi dan stunting. Tujuan akhirnya adalah terwujudnya Indonesia yang bebas stunting,”ujar Kades Jatimulya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *