KPU Kabupaten Tangerang Gelar Konferensi Pers Terkait Bakal Calon Perseorangan dan Tahapan Pantarlih

IMG 20240624 WA0089

Faktakini.id, KABUPATEN TANGERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU Kabupaten Tangerang) menggelar konferensi pers terkait bakal calon perseorangan dan tahapan pantarlih, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Tangerang, Minggu (23/06/2024).

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhammad Umar menjelaskan bahwa Pasangan bakal calon yang maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang 2024 lewat jalur perseorangan atau independen masuk proses verifikasi administrasi, Pasangan Zulkarnain dan Lerru Yustira sudah menyerahkan perbaikan dokumen jumlah dukungan.

IMG 20240624 WA0090

Bacaan Lainnya

Dari verifikasi administrasi KPU Tangerang, duet Zulkarnain dan Lerru dianggap sudah memenuhi syarat.

“Dari jumlah dukungan yang diserahkan setelah perbaikan sebanyak 233 ribu sekian, kemarin setelah kita lakukan verifikasi administrasi sebanyak 189 ribu dukungan memenuhi syarat melebihi batas minimal dukungan,” katanya.

Umar menuturkan, meski jumlah dukungan telah memenuhi syarat, pasangan bakal calon itu masih harus mengikuti proses verifikasi lainnya seperti verifikasi faktual.

“Tidak hanya verifikasi administrasi saja, pasangan independen ini juga masih mengikuti tahapan verifikasi faktual,” ujarnya.

Dalam tahapan verifikasi faktual nanti ada proses pencocokan data dukungan. Tahapannya, data dukungan pasangan independen akan dilakukan percetakan data di Sistem Informasi Pencalonan atau SILON.

“Pelaksanaannya mempergunakan metode sensus dan saat ini tengah dilaksanakan dari tanggal 21 juni 2024 – 4 juli 2024,”jelasnya.

IMG 20240623 WA0078

Sementara terkait tahapan pantarlih, Muhammad Umar menjelaskan bahwa tanggal 24 juni nanti akan dilantik petugas pantarlih se-kabupaten tangerang sekaligus akan mengikuti Bimtek.

“Pelaksanaan Coklit akan digelar mulai tanggal 24 juni – 24 juli 2024, petugas pantarlih akan mendatangi rumah warga, mohon diterima dengan baik pada saat petugas pantarlih mendatangi rumah rumah warga untuk dilakukan pencocokan dan penelitian data (Coklit),”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *