TANGERANG – Masih beroperasional nya Tempat Hiburan Malam (THM) 126 Citra Raya terus menjadi polemik karena THM tersebut karena dianggap belum memenuhi izin usaha (legalitas), Selasa (12/05/2026).
Usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang beberapa hari lalu terkait perizinan 126, kini pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan Sidak Gabungan (Sidgab) yang di ikuti beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kedatangan tim Sidak Gabungan beberapa OPD ini disambut langsung oleh Riki selaku Owner THM 126 Citra Raya, dan langsung memasuki ruangan yang telah dipersiapkan oleh pengelola THM 126.
Salah satu anggota tim OPD yang ikut hadir, sebut saja Raja (red, nama disamarkan) mengatakan bahwa dalam pertemuan tadi di sampaikan beberapa hal terkait prosedur yang harus ditempuh oleh pengelola 126, hal tersebut ditempuh oleh pemkab tangerang setelah kami mengikuti RDP bersama Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang.
“Ya dalam pertemuan tadi kami fokus kepada legalitas 126, intinya kami menyarankan kepada pengelola untuk memenuhi perizinan yang diperlukan, setelah selesai pembahasan kami juga melihat situasi di lantai atas,”ungkapnya.
Sebelumnya Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto mengatakan RDP dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait legalitas usaha.Dan gangguan kebisingan yang ditimbulkan aktivitas THM 126 Citra Raya.
“Persoalan legalitas dan gangguan kebisingan yang dikeluhkan warga harus diselesaikan. Secara objektif dan prosedural, DPRD mendukung pengawasan ketat, tetapi jangan sampai kebijakan pemerintah daerah menciptakan citra buruk terhadap iklim investasi,” ujarnya.
Dalam rekomendasinya, DPRD meminta pengelola THM 126 memastikan aktivitas usaha tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan warga sekitar, serta membangun komunikasi dengan masyarakat dan tokoh lingkungan.
Selain itu. DPRD meminta pihak pengusaha segera melengkapi seluruh dokumen perizinan. Sesuai ketentuan dan meminta OPD teknis memberikan pelayanan perizinan secara transparan sesuai regulasi yang berlaku.








