Turunkan APK Caleg, Anggota Panwas Kecamatan Mekar Baru di Geruduk Warga Pendukung

IMG 20231207 WA0003
Panwas Kecamatan Mekar Baru Saat Menurunkan Spanduk

Faktakini.id, KABUPATEN TANGERANG – Anggota Panwas Kecamatan Mekar Baru yang tengah menjalankan tugas menurunkan baliho atau spanduk Caleg yang berada di tempat tiang listrik, fasilitas pemerintah, pepohonan dan lingkup tanah PU berdasarkan SK KPU di geruduk warga pendukung, Rabu malam (6/12/2023) sekira pukul 21.25 WIB.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 21.25 WIB, di saat Anggota Panwas ingin mengambil spanduk caleg setelah di turunkan pada sore hari, tiba tiba ada kurang lebih 50 orang warga pendukung menggeruduk 5 anggota Panwas di tambah satu orang petugas trantib dari kecamatan mekar baru.

IMG 20231207 WA0004

Bacaan Lainnya

Ketua Panwas Kecamatan Mekar Baru, Erna Yusuf menjelaskan kronologis kejadian yang di alami anak buahnya, berawal dari anggota panwas Saripudin dan kawan kawan menjalankan tugasnya untuk menurunkan APK yang di pasang tidak pada tempatnya di sekitaran perbatasan Mekar Baru dan Kronjo, karena berdasarkan SK KPU adanya pelarangan untuk pemasangan spanduk di tiang listrik, pepohonan, fasilitas pemerintah dan tanah PU, kebetulan spanduk APK atas nama Yuda Darmanto caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Demokrat nomor urut 6 Dapil 2 ini di pasang diatas tanah PU sehingga anggota panwas menurunkan spanduk tersebut, setelah menurunkan spanduk tersebut tidak langsung di bawa oleh anggota karena mereka naik sepeda motor jadi agak sulit membawanya, tapi setelah mereka kembali untuk mengambil APK tersebut ada kerumunan warga sekitar 50 orang yang berasal dari muncung di lokasi dan kemudian terjadi keributan.

“Ya, kang Saripudin dan kawan kawan panwas lainnya tengah menjalan tugasnya di perbatasan Mekar Baru dan Kronjo, mereka menurunkan APK salah satu caleg yang diketahui bernama Yuda Darmanto, akan tetapi saat mereka ingin mengambil APK yang sudah di turunkan tersebut, tiba tiba sekitar 50 orang warga pendukung menghadang atau menghalang halangi sehingga terjadi keributan,”papar nya.

IMG 20231207 WA0006 scaled

Erna Yusuf menambahkan setelah keributan tersebut kemudian kami bermusyawarah di salah satu rumah dan kami menjelaskan kenapa APK tersebut diturunkan, pemasangannya bukan pada tempatnya karena di atas lahan PU.

“Saya menjelaskan bahwa anggota panwas sedang menjalankan tugas, Kami meminta mereka untuk Kooperatif dan mematuhi aturan main yang telah ditetapkan KPU,” ujarnya.

Sementara Ketua Bawaslu, Muslik mengatakan kejadian tersebut sangat di sayangkan, seharusnya ini menjadi pembelajaran, ketika ada hal suatu himbauan dari kami kepada DPC bahkan sampai tingkat PAC.

“Kami berharap adanya respon dari pihak Kepolisian untuk merespon dengan hal hal seperti ini, pengerahan massa ini menjadi kekhawatiran kami, seperti menghalang halangi petugas panwas dalam menjalankan tugas tugasnya,”tegasnya.

>Ynr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *